Warga – Pemprov Sepakati Tunda Eksekusi Lahan Pembangunan UIN

Peristiwa

Palembang, Jurnalindependen.com — Penghancuran terhadap 117 bangunan rumah warga di Lokasi Pembangunan Universitas Islam Negeri (UIN) Raden Fatah Jakabaring Palembang, diwarnai kerusuhan antara warga dan petugas Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) (01/10/2015)

Julius, Ketua Pemuda Panca Marga Sumsel  yang diberi Kuasa oleh warga  yang menempati lahan UIN tersebut sudah sepakat dengan PP, UIN dan Pemprov Sumsel agar ditunda dulu untuk 3 hari agar tidak melukai Hari Kesaktian Panca Sila dan  Surat Kepemilikan Lahan atas nama warga bisa dicek keasliannya di Laboratorium Forensik Polda Sumsel.

“Kita sampaikan kepada seluruh aparat agar bisa bekerja lebih cepat. Setelah kita melaporkan pengaduan ini baru dipersilahkan, Terlalu lama 5 hari sudah ketahuan surat mereka palsu atau tidak dikarenakan Polri yang kita cintai mempunyai Laboratorium Forensik.

Saya telah melakukan tugas Saya, kemarin 30 September. 2015 Sudah disepakati dengan Kasat Pol PP dan Pemprov serta Pihak UIN untuk ditunda selama 3 hari agar Hari Kesaktian Panca Sila jangan dilukai dan berikan waktu untuk bermusyawarah untuk mufakat sesuai dengan Hari Kesaktian Pancasila,” ungkap Julius.

Satpol PP sendiri sudah melayangkan Surat Peringatan (SP) sebanyak 3 kali agar segera pindah dari lokasi tersebut, warga diminta untuk mengosongkan isi rumah mereka dalam waktu 1×24 jam. Pada eksekusi yang dilakukan hari ini (01/10/2015) Satpol PP Kota Palembang, mengerahkan 120 personil, dibantu oleh 120 petugas Satpol PP Provinsi Sumsel, serta 400 petugas TNI dan Polri serta Polisi Militer.

Penggusuran yang rencananya akan dilakukan pada pukul 09.00 WIB, mundur menjadi pukul 11 siang, setelah Dedi,  Sat Pol PP  Membacakan Surat Keputusan Walikota Palembang tanggal 22 September 2015 No. 418/KPPN/Satpol PP/2015 tentang Pembongkaran Rumah yang tidak memiliki Izin mendirikan bangunan Di Jl. Pangeran Ratu Rt 48 Kel 5 Ulu dan Rt 11 Kel 8 ulu Palembang.

Sekda Kota Palembang, Ucok Hidayat juga berada di lokasi UIN Raden Fatah bersama Camat SU l, Nopran, akan tetapi sekda  tidak sempat diwawancarai (Rd)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.