Hendra Amoer : Rencana Satgas Ketika BNK Musi Rawas

Peristiwa

MUSI RAWAS, Jurnalindependen.com – Badan Narkotika Nasional (BNN) Kabupaten Musi Rawas sampai saat ini belum pernah membentuk kader Satuan Tugas (Satgas) anti Narkotika dengan GP Ansor Musi Rawas, demikian disampaikan Hendra Amoer selaku kepala BNNK Musi Rawas, Kamis (31/08) melalui selulernya.

Kalaupun ada rencana pembentukan satgas itu ketika sebelum BNN yakni BNK, namun berakhirnya BNK dengan sendirinya rencana pembentukan satgas tersebut tidak terjadi. Karena satgas tersebut untuk program BNK sebelum BNN.

———————————————————————————————————

“Jual Domain Web : EmpatLawang.com  – OKUSelatan.com – BandaraSilampari.com  – DafamLinggau.com  – BukitSulap.com  – KSPLestari.com  – ApaKabar.xyz  – Baturaja.xyz  – MediaMusiRawas.com  – MusirawasEkspres.com  –  OKELinggau.com  –  OKUEkspres.com   #HargaNego hub : 082372227444″

———————————————————————————————————

“Terkait statement Efran Heriadi (GP Ansor), tenaga kerja yang bekerja di BNNK Musi Rawas selama 3 (tiga) bulan belum dibayar, namun masuk di bulan ke-4 dibayar hanya Rp 500.000,- itu tidak benar. Tenaga kerja tersebut dibayar honornya Rp 500.000,-/bulan dan ada tanda terimanya,” kata Hendra Amoer.

Mengapa, Efran Heriadi mempermasalahkan ini, sambung Hendra Amoer karena yang bersangkutan adalah adiknya. Jadi lebih kepada sentimen pribadi. Saat berubah ke BNN dari BNK, adiknya tidak masuk kualifikasi security karena tidak memiliki salah satu pendukung yakni sertifikat satpam. Kendati demikian kita tetap mempekerjakannya di BNN tetapi bukan sebagai security lagi dan meminta bersabar mungkin diwaktu yang akan datang ada peluang. Kemudian dia sendiri mengajukan pengunduran diri dengan alasan untuk mengurus usaha orang tua. (fsl)