Kok Bisa, Jumlah Honorer RS Dr Sobirin Overload

Pemerintahan

MUSIRAWAS – Lebih dari 500 tenaga honorer bekerja di Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) dr Sobirin, jumlah ini tentu saja melebihi kapasitas yang ditentukan.

Namun, dalam waktu dekat jumlah tersebut akan diseleksi oleh pemerintah sesuai dengan tugas pokok dan fungsi (Tupoksi) yang ditetapkan.

Wakil Bupati Musi Rawas, Hj Suwarti Burlian membenarkan kalau , tidak jumlah pegawai honorer RSUD dr Sobirin over kapasitas.

“Senin yang lalu saya Sidak ke RSUD dr Sobirin untuk melihat persiapan akreditasi dari C ke B. Disana saya melihat sistem pelayanan, administrasi, maupun fasilitas yang dimiliki rumah sakit tersebut,”kata Hj Suwarti, Rabu (20/9).

Namun, kalau dilihat dari persiapan menjelang akreditasi sendiri. Semuanya sudah sudah siap. Hanya saja untuk jumlah tenaga honorernya yang melebihi kapasitas tidak kurang dari 500 orang.

Dimana jumlah tersebut dua kali lipat melebihi jumlah honorer yang bertugas di RSUD Siti Aisyah Kota Lubuklinggau yang hanya 165 pegawai honorer.

“RSUD Siti Aisyah itu cukup besar, tapi pegawai honorernya hanya 165 orang. Nah di RSUD dr Sobirin ini mencapai 500 orang. Ini tentu saja kebanyakan,”ucapnya.

Untuk itu, karena jumlahnya yang banyak tersebut maka kedepan pegawainya akan dilakukan seleksi dan disesuaikan dengan Tupoksinya.

“Kita seleksi lagi, karena jumlah ini sudah kebanyakan,”tuturnya.

Namun, Suwarti belum bisa menyebutkan ideal pegawai honorer, hanya saja ia mencontohkan kalau pegawai honorer RS Siti Aisyah upahnya sudah UMR, sebaliknya untuk RSUD dr Sobirin belum UMR

“Kalau bicara ideal saya belum bisa menyebutkan secara spesifik, hanya saja pegawai honorer di Siti Aisyah gajinya sudah UMR sedangkan RSUD dr Sobirin belum,”tutupnya.

Sumber : Linggau Pos